Dan Salju itu pun terasa hangatDan ketika salju menyiram,haruskah dingin kurasa?Sedang hangatnya api Cinta-Mutengah menyaladalam qalbu nan membara?Sedang api pun dapat menjadi dingin dan selamatbagi Ibrahim*oleh cahaya imannyadan cinta-Mu padanya.Yaa Robbiy, Dalam kerumunan manusia pun diri 'kan merasa sepi bila cinta-Mu tak hinggapi dedaunan hati ini Dan dalam kesendirian hamba dan sunyinya malam hampa kebahagiaan, dan ketenangan pun bukan halangan selama cinta dan dekapan diri-Mu memenuhi ruangan ranting dan dedaunan hati ini.Yaa Rabbiy, Sesungguhnyalah... Cinta dan Keindahan-Mu meliputi diri kami setiap saat setiap tempat.hanya... Nafsu dan Hawa' ** telah menghijab telinga dan mata hati ini...hingga... keindahan dan cinta-Mu hanya dapat kami cerapi saat salju musim dingin menyiram bumi saat bunga bermekaran di musim semi saat jernihnya langit musim panas memayungi diri dan saat kuningnya dedaunan musim gugur menyentuh hatiYaa Rabbiy, cucilah hati ini dengan siraman hujan embun, dan salju musim ini seperti telah Kau siramkan mereka ke muka bumi di hari ini.Hingga... suci hati kami dan tak ada beda lagi dalam mata dan telinga relung hati kami antara api dan salju, antara siang dan malam, antara matahari dan bulan, antara langit dan bumi, antara musim panas dan musim dingin, antara keramaian dan kesendirian, antara bencana dan karunia.melainkan hanya Keesaan Cinta-Mu, Keesaan Keagungan-Mu, dan Keesaan Keindahan-Mu dalam semua itu...Syukr Yaa Rabbiy, Syukr, AlhamdulillaaaahDelft, Winter 2003Catatan:
* QS 21:69
** Hawa': keinginan rendah dari nafsu dan bersifat